Dua hari yang lalu, tiba-tiba aku dikunjungi temanku yang jarang (atau kalau gak mau dikatakan terpaksa alias butuh) kerumah. Rupanya dia mau membayar hutangnya yang dulu belum sempat dia lunasi, setelah itu dia cerita bahwa temannya saat ini sudah mulai merasakan hasil dari iklan yang dimuat diinternet, sedangkan iklannya sampai sekarang belum juga menghasilkan seperti temannya itu.
setelah dia pulang, iseng-iseng aku buka iklan yang dimaksud sama temanku itu, dan betapa kagetnya diriku ketika tahu bahwa iklan yang dimaksud temanku itu ternyata telah diubah, dulu ketika dia menawariku untuk memasang iklan dia memberikan pilihan bahwa iklan itu nanti jika menghasilkan akan dibagi dua, tapi setelah iklan itu berhasil iklan itu diubah dan aku ditinggal begitu saja, diriku ditikam dari belakang.
sakit banget ketika tahu bahwa iklan itu telah diubah tanpa sepengetahuanku, jujur aku gak nyangka bahwa dia akan tega melakukan itu, kalau aku menyangka bahwa dia akan berkhianat sudah ada dalam perkiraanku, cuma aku gak nyangka bahwa cara yang dia gunakan begitu provokatif karena dengan cara mengubah materi iklan yang kami sepakati berdua, aku pikir dia hanya akan main belakang artinya ketika ada transaksi yang masuk dia akan memberikan nomer rekeningnya sendiri untuk ditransfer, ternyata dia malah mengubah nomer rekening yang kami sepakati berdua.
Aku memang telah mengkhianati temanku ketika aku mau berbisnis dengannya tapi aku gak nyangka bahwa dia akan setega itu melakukan ini padaku. Aku tahu aku salah karena telah mengkhianati temanku, hanya kata maaf yang bisa terucap pada temanku, dan akan aku maafkan kesalahanmu tapi aku tidak akan pernah nmelupakan pengkhianatanmu seperti yang pernah dikatakan oleh Alm Gus Dur "Maafkanlah kesalahan musuhmu, tapi jangan kau lupakan kesalahan musuhmu".
Dari cerita diatas dapat kita ambil pengalaman yaitu jika kamu tidak ingin dikhianati orang lain, maka jangan pernah kamu mengkhianati orang yang memberi kepercayaan kepada kamu, aku tahu hal itu mudah jika hanya untuk diomongkan, tapi dalam aplikasinya menjaga kepercayaan dari orang lain memang sangatlah berat.
Rabu, 27 Januari 2010
Selasa, 19 Januari 2010
mulailah menulis
Seharian ini kerjaanku hanya browsing didepan komputer saja, dari tadi pagi online terus, sampai-sampai salah satu temanku heran dan mengirim sms:Lin, sekarang kerja dimana? dari tadi online terus" begitu bunyi sms itu, aku menjadi geli sendiri, emang kalau dipikir-pikir dari tadi pagi kira-kira jam 10an aku memang sudah mulai online didepan komputer(ya iyalah masak online didepan pesawat televisi he....he).
Tadi sempat berburu hasil karya orang-orang yang pinter menulis seperti Andy F. Noya, Prie GS, dan Ahira Anne, dari pengamatanku (cie.... dah kaya pengamat aja) rata-rata mereka mampu mengeksplor pengalaman yang sebenarnya sederhana tapi mampu dikembangkan menjadi berbagai macam kalimat yang menarik. Pernah ada seorang penelpon yang bertanya kepada Prie GS "gimana caranya menulis yang baik dan benar sehingga bisa dimuat di koran?" jawab Prie GS "bikin saja blog dan mulailah menulis tentang apa saja, yang penting menulis, soal setelah jadi tulisan itu dimuat dikoran itu adalah bonus" begitu kira-kira jawaban Prie GS yang bisa saya tangkap, dan saya telah mulai melakukan itu, bagaimana dengan anda?
Tadi sempat berburu hasil karya orang-orang yang pinter menulis seperti Andy F. Noya, Prie GS, dan Ahira Anne, dari pengamatanku (cie.... dah kaya pengamat aja) rata-rata mereka mampu mengeksplor pengalaman yang sebenarnya sederhana tapi mampu dikembangkan menjadi berbagai macam kalimat yang menarik. Pernah ada seorang penelpon yang bertanya kepada Prie GS "gimana caranya menulis yang baik dan benar sehingga bisa dimuat di koran?" jawab Prie GS "bikin saja blog dan mulailah menulis tentang apa saja, yang penting menulis, soal setelah jadi tulisan itu dimuat dikoran itu adalah bonus" begitu kira-kira jawaban Prie GS yang bisa saya tangkap, dan saya telah mulai melakukan itu, bagaimana dengan anda?
report today
Hari ini aku kembali menulis di blog yang telah aku buat, setelah sekitar hampir seminggu tidak lagi menulis.
Kali ini saya ingin menyoroti situasi dan kondisi bangsa kita saat ini ( walah kayak orang penting aja ya...hehe..)
sampai semalam pukul 00.30 wib Marsilam masih diperiksa oleh anggota Pansus Century, dalam kesaksiannya dia menyatakan bahwa kehadirannya dalam rapat KSSK sebagai Narasumber bukan sebagai kepala UKP3R, walah lha aku kok nulis Marsilam sebagai apa? orang gak punya jabatan apa-apa kok, ngurusi Pansus.
Kembali ke dunia nyata bahwa sampai sekarang rakyat mencari penghasilan(kesejahteraan) kok susah minta ampun, tentu ini adalah kesalahan pemerintah (bukan bermaksud mencari kambing hitam>karna memang susah nyari kambing yang warnanya hitam) bagaimana pun pemerintah memang sesuai dengan amanat UUD wajib menyejahterakan rakyatnya, sehingga kalau mereka tidak bisa melakukan itu tentunya bertentangan dengan UUD 1945
Kali ini saya ingin menyoroti situasi dan kondisi bangsa kita saat ini ( walah kayak orang penting aja ya...hehe..)
sampai semalam pukul 00.30 wib Marsilam masih diperiksa oleh anggota Pansus Century, dalam kesaksiannya dia menyatakan bahwa kehadirannya dalam rapat KSSK sebagai Narasumber bukan sebagai kepala UKP3R, walah lha aku kok nulis Marsilam sebagai apa? orang gak punya jabatan apa-apa kok, ngurusi Pansus.
Kembali ke dunia nyata bahwa sampai sekarang rakyat mencari penghasilan(kesejahteraan) kok susah minta ampun, tentu ini adalah kesalahan pemerintah (bukan bermaksud mencari kambing hitam>karna memang susah nyari kambing yang warnanya hitam) bagaimana pun pemerintah memang sesuai dengan amanat UUD wajib menyejahterakan rakyatnya, sehingga kalau mereka tidak bisa melakukan itu tentunya bertentangan dengan UUD 1945
Langganan:
Postingan (Atom)